(Markus 9:2-9)
Pada hari Minggu ini, gereja-gereja Protestan merayakan Minggu Transfigurasi. Menurut Merriem Webster Dictionary, transfigurasi adalah (1) a change in form or appearance , juga (2) an exalting, glorifying, or spiritual change . Transfigurasi ini menunjuk pada peristiwa Yesus ditinggikan dan dimuliakan di atas suatu gunung. Yesus Kristus, yang selama ini dikenal sederhana dan hidup dalam batas kemanusiaan, tiba-tiba menjadi sangat mulia. Kemuliaan itu nyata dalam beberapa hal, seperti disaksikan para murid Yesus:
Demikianlah beberapa tanda kemuliaan Yesus Kristus. Para murid menyaksikannya secara terbuka. Pertanyaannya, apa maksud pemuliaan itu bagi murid-murid Tuhan Yesus?
Setelah Allah Bapa menyatakan bahwa “Inilah Anak yang Kukasihi”, Ia juga berkata “...dengarkanlah Dia”. Jadi, tujuan penampakan kemuliaan Tuhan Yesus tersebut adalah agar para murid semakin bersedia mendengarkan Dia. Selama ini para murid mungkin masih ragu apakah Yesus adalah Juruselamat. Mereka juga masih sulit memahami Tuhan Yesus. Ajaran dan sikap Tuhan Yesus sering bertolakbelakang dengan pikiran manusiawi mereka. Namun, melalui peristiwa transfigurasi ini, para murid akan lebih percaya dan mendengar-Nya dengan lebih setia.
Allah ingin kita mendengarkan Yesus Kristus. Mengapa kita harus mendengarkan Dia? Sebab Ia adalah Firman Allah yang hidup. Dia adalah kebenaran. Mendengarkan Yesus berarti menerima kebenaran-Nya sebagai pedoman hidup kita. Kemuliaan hidup hanya mungkin kita alami saat kita menyambut ajaran dan teladan Yesus Kristus. Oleh karena itu, marilah kita semakin percaya kepada-Nya dan semakin menghidupi ajaran dan kasih-Nya dalam hidup kita sehari-hari. Tuhan memberkati.
MM
Ikuti warta & renungan terkini melalui Pernias App.