MUSIK: ANUGERAH INDAH DARI ALLAH

news-thumb1280

(Mazmur 150)

“Pujilah Dia dengan tiupan sangkakala, pujilah Dia dengan gambus dan
kecapi! Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian, pujilah Dia dengan
permainan kecapi dan seruling!” (Mzm 150:3-4)

The Sound of Music, salah satu film musikal tersukses yang pernah diproduksi, ditayangkan pertama kalinya di bioskop pada tahun 1965. Film tersebut dianugerahi banyak penghargaan, termasuk penghargaan 5 Academy Awards. Film musikal ini berhasil memikat hati dan jiwa banyak orang di seluruh penjuru dunia. Lebih dari separuh abad kemudian, para penonton masih menghadiri penayangan spesial dari film tersebut dengan berdandan bak bintang pujaan mereka dan ikut bernyanyi bersama sepanjang pemutaran film.

Begitulah, musik telah menjadi unsur kehidupan yang sangat penting. Setiap hari kita mendengarkan musik, entah berupa nyanyian atau permainan alat musik. Kita mendengarnya di jalan, televisi, radio, rumah-rumah ibadah, kantor, mall dan lain sebagainya. Musik tidak dapat lagi dilepaskan dari kehidupan, seolah kehidupan pun tidak dapat dilepaskan dari musik, sebab dalam kehidupan baru di sorga pun akan terdengar musik dan puji-pujian yang jauh lebih indah.

Musik menjadi salah satu ekspresi isi hati manusia yang paling baik. Setiap orang mempunyai ragam emosi yang berbeda. Emosi tersebut butuh disaluran agar dimengerti orang lain. Saluran emosi tersebut dapat berupa gerakan tubuh ataupun suara. Gerakan tubuh misalnya gerakan tangan, mimik wajah, tarian, gerakan mulut, dan sebagainya. Sementara suara diungkapkan dengan berkata-kata, menyanyi, bersiul dan membunyikan alat musik. Ungkapan-ungkapan semacam ini perlahan menjadi seni yang sangat menarik dan menyentuh. Pada akhirnya, musik dipengaruhi emosi manusia, dan juga emosi  manusia dipengaruhi oleh musik. Musik menginspirasi manusia. Musik bahkan mengubah hidup, khususnya melalui pesan-pesan yang disampaikan di dalamnya.

Sedemikian pentingnya keberadaan musik, sampai-sampai peribadahan dan penyembahan kepada Allah pun diwarnai dengan musik. Dalam bacaan di atas, Allah meminta umat-Nya untuk memuji Dia. Pujian terhadap Allah itu dilakukan baik dengan tarian, nyanyian dan permainan alat musik. Musik menjadi media yang indah dan disukai oleh Tuhan, sehingga ibadah dan penyembahan umat diharapkan dapat diwarnai dengan musik yang indah.

Pada masa Alkitab, umat memang telah memanfaatkan musik dengan sangat baik dalam kehidupan sosial dan peribadahan kepada Tuhan. Musik digunakan dalam ibadah-ibadah raya yang penuh kesukaan, tetapi juga dalam masa-masa berkabung. Permainan alat musik juga biasa dipadukan dengan tarian dan nyanyian-nyanyian. Alat musik yang digunakan juga sangat beragam. Ada alat musik yang bertali seperti kecapi, gambus dan rebab. Ada alat musik tiup seperti seruling, sangkakala dan kelentung. Ada alat musik pukul seperti giring-giring, kerincing, ceracap dan rebana. Semua kekayaan musik tersebut dapat digunakan secara bersama-sama atau terpisah untuk memuliakan nama Tuhan.

Pada masa kini, jenis alat musik menjadi lebih beragam lagi dengan adanya organ, piano, keyboard, drum, bass, gitar, cajon, biola, dan lain-lain. Semuanya menjadi bunyian yang indah dan efektif mengungkapkan kasih, kerinduan dan rasa hormat manusia kepada Allah. Setiap ibadah gerejawi kita selalu diiringi oleh permainan alat musik. Kita telah dibantu untuk mengungkapkan isi hati kita kepada Tuhan. Dengan demikian, ibadah kita kepada Tuhan pun sudah selayaknya menjadi ibadah yang lahir dari hati, menjadi ibadah yang indah dan berkenan kepada Tuhan.

Oleh karena itu, mari bersyukur kepada Tuhan karena telah memberikan begitu banyak kekayaan musik untuk kita gunakan dan nikmati. Mari bersyukur kepada Tuhan dengan terus menyembah dia melalui setiap musik rohani yang kita dengar, nyanyikan dan mainkan. Mari terus memuji Tuhan dan terus meningkatkan pelayanan musik kita baik di gereja maupun di dalam persekutuan-persekutuan di luar gereja. Mari juga terus memperbarui peribadahan dan penyembahan kita kepada Tuhan, supaya kemuliaan Tuhan semakin nyata di tengah-tengah hidup kita dan di tengah dunia ini. Tuhan memberkati kita. Amin.

MM

Leave a comment