Hidup dalam Kasih Allah Trinitas

WhatsApp Image 2021-05-28 at 11.53.07

Yohanes 3:1-17

Istilah Trinitas/Tritunggal memang tidak terdapat dalam Alkitab, tetapi konsepnya dengan jelas diajarkan oleh Alkitab. Alkitab dengan tegas menyatakan keesaan Allah (Ul. 6:4), tetapi juga menyatakan dengan tegas keilahian tiga Pribadi Allah: Bapa, Putra dan Roh Kudus (Mat. 28:19). Dengan demikian, konsep Allah Tritunggal bukan karangan gereja, tapi berita Alkitab itu sendiri. Dalam Yohanes 3:1-17 ini juga kita melihat bahwa Allah Trinitas berkarya dalam kehidupan umat-Nya.

Pada Yohanes 3:1-17 ini dibahas mengenai percakapan antara Yesus dengan Nikodemus, seorang Farisi dan seorang pemimpin agama Yahudi. Dalam percakapan tersebut Yesus menyatakan akan karya kasih Allah Trinitas kepada umatNya:

  1. Allah Roh Kudus menyatakan kasih kepada umat melalui melahirbarukan mereka

Yesus Kristus dalam percakapannya dengan Nikodemus menyatakan “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah” (Yoh. 3:3). Jelas pernyataan Yesus ini tidak dimengerti oleh Nikodemus. Memang pernyataan Yesus tersebut tidak akan dimengerti tanpa pengungkapan dari Allah sendiri termasuk dalam Alkitab sebagai sumber kebenaran dari Allah. Secara sedehana Yesus ingin menyatakan bahwa untuk hidup di Kerajaan Allah (surga) kita harus memiliki kehidupan surga, sehingga kita sebagai manusia berdosa harus dilahirbarukan oleh Allah Roh Kudus. Manusia tidak dapat memasuki dunia selain melalui kelahiran, dan untuk masuk Kerajaan Allah (surga), oleh karena itu, ia harus dilahirkan ke dalamnya oleh Roh Kudus. Jadi Allah Trinitas mengasihi umatNya dengan melahirbarukan kita agar kita dapat hidup dalam Kerajaan Allah.

  1. Allah Bapa menyatakan kasih kepada umat melalui mengutus Yesus Kristus

Yohanes 3:16 jelas menggambarkan kasih Allah Bapa ini: “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Jelas kasih Allah Bapa sangatlah besar bagi dunia ini karena dunia dan seluruh manusia telah berdosa dan harusnya dihukum atas keberdosaannya namun Allah Bapa menyatakan kasih kepada dunia melalu mengutus Yesus Kristus. Allah Bapa mengutus Yesus bukan untuk menghakimi dunia melainkan menyelamatkannya, inilah kasih Allah Bapa yang besar. Hal tersebut yang diungkapkan Yesus bahwa “Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia” (3:17). Jadi inilah kasih Allah Bapa: (1) Dia mencintai mereka yang tidak pantas mendapatkan cinta seperti itu. (2) Dia mencintai orang-orang yang tidak bisa melakukan apa pun untuk membeli atau mendapatkannya. (3) Dia mencintai mereka yang karena keberdosaan mereka sebenarnya tidak mengharapkan kasih Bapa tersebut. (4) Dia harus mengutus AnakNya yang Tunggal untuk menjadi tebusan untuk menyelamatkan dunia.

  1. Allah Anak, Yesus Kristus menyatakan kasih melalui ketaatanNya untuk menyelamatkan umat

Yohanes 3:16-17 jelas menyatakan kehadiran Yesus ke dalam dunia adalah untuk menyatakan kasih Bapa dan juga untuk menyelamatkan kita. Yesus mengetahui dan taat menjalani karya kasihNya kepada dunia lewat kematianNya sebagai penebusan bagi dunia yang berdosa. Yesus menyatakan kesadaran dan ketaatanNya dengan menyatakan “ Anak Manusia harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal” (3:14-15). Yesus tahu bahwa Dia harus “ditinggikan” yang merujuk kepada kematianNya di atas kayu salib untuk menebus manusia berdosa. Jadi Allah Anak, Yesus menyatakan kasih kepada kita melalui ketaatanNya menjadi Sang Penebus, Sang Juruselamat bagi kita. Tanpa ketaatan penebusan Yesus maka tidak ada seorang pun dapat diselamatkan ataupun dapat hidup dalam Kerajaan Allah (surga).

Mari kita bersyukur kepada Allah Trinitas karena kasih yang nyata kepada kita maka kita yang adalah manusia berdosa ini telah diampuni dosanya dan bahkan dilayakkan menerima anugerah keselamatan. Mari kita mempersembahkan hidup kita seluruhnya untuk kemuliaan Tuhan saja. Mari kita nyatakan kasih Tuhan yang telah kita terima tersebut kepada orang-orang di sekitar kita.

Leave a comment