EPIFANI MEMBERI KEHIDUPAN

news-thumb1280

(Kejadian 1:1-5, Mazmur 29, Kisah Para Rasul 19:1-7, Markus 1:4-11)

Kata “Epifani” berasal dari bahasa Yunani “epiphaneia” yang berarti “manifestasi” atau “ penampakan jelas”. Dalam bahasa Yunani kuno kata yang digunakan adalah “theophaneia” yang berarti “penampakan Tuhan”. Hari raya Epifani adalah hari raya yang memperingati peristiwa penampakan Tuhan atau manifestasi Tuhan kepada dunia dalam Yesus Kristus melalui kelahiran-Nya dalam dunia. Hari raya ini dirayakan oleh sejumlah denominasi (kelompok aliran) Kristen pada tanggal 6 Januari. Beberapa gereja di Timur hingga kini merayakan hari raya Epifani pada tanggal 6 Januari ini dengan cara yang sangat meriah, sebagai puncak perayaan Natal yang mereka rayakan sejak tanggal 25 Desember – 5 Januari setiap tahunnya.

Semua denominasi gereja yang merayakan hari raya Epifani memiliki pemahaman yang sama mengenai “epifani”, yaitu hari penampakan atau manifestasi Yesus Kristus kepada dunia, tetapi mereka menghayatinya dalam peristiwa yang berbeda. Gereja Barat menghayati peristiwa epifani dengan memperingati datangnya orang-orang Majus dari Timur mengunjungi bayi Yesus, yang menunjukkan bahwa Allah melalui manifestasi Yesus menyatakan diri-Nya bukan hanya kepada orang Yahudi, juga kepada orang-orang bukan Yahudi atau kepada seluruh dunia. Pemberitaan ditekankan atau difokuskan pada Injil bagi segala bangsa. Gereja-gereja Timur menghayati hari raya Epifani dengan memperingati peristiwa pembaptisan Yesus Kristus oleh Yohanes Pembaptis di sungai Yordan, menunjukkan manifestasi Yesus Kristus yang memulai karya pelayanan-Nya kepada dunia. Karena itu peristiwa pembaptisan Yesus dijadikan focus pemberitaan karena sejak dari pembaptisan itulah pelayanan Yesus yang menjadi manifestasi kehadiran Allah mulai dinyatakan kepada dunia.

Kita GKI, dalam tradisi gereja reformasi tidak memperingati hari raya epifania secara khusus (kita tidak menyelenggarakan kebaktian khusus tepat di tanggal 6 Januari), tetapi kita menyebut hari Minggu terdekat dengan tanggal 6 Januari sebagai Minggu Epifania. Seperti hari Minggu ini, tanggal 7 Januari, maka disebut dengan istilah Minggu Epifania. Pada hari ini gereja memberitakan bahwa Tuhan telah menyatakan dirinya kepada kita dan juga dunia melalui kelahiran-Nya, yang terkait erat dengan karya-Nya yang dimulai sejak pembaptisan-Nya oleh Yohanes Pembaptis. Bagaimana Epifani memberi kehidupan?

Kita percaya dan mengakui bahwa seluruh karya Kristus dalam kehadiran-Nya di dunia, sejak dari kelahiran-Nya, pembaptisan, kematian, kebangkitan serta kenaikan-Nya ke Sorga, telah menyatakan atau memanifestasikan karya Allah yang menyelamatkan dunia (Yohanes 3:16). Melalui karya dan pelayanan yang dilakukan-Nya, setiap kita yang percaya menerima anugerah yang menghidupkan dan menyelamatkan. Itulah berita yang harus terus diwartakan oleh gereja kepada dunia, kepada segala bangsa, supaya di tengah-tengah perjuangan dan pergumulan mereka di dunia, mereka tahu bahwa mereka tidak sendiri, ada Allah yang berkenan menyatakan diri dan kehadiran-Nya dalam dunia. Ia berkarya untuk mendatangkan apa yang baik, yang menyelamatkan dan menghidupkan. Tuhan kiranya terus menolong kita dalam perjalanan ziarah kita di dunia. Amin.

LN

Leave a comment