DIUTUS MENGHADIRKAN TANDA KERAJAAN ALLAH

14 jun

(Matius 9:35-10:8)

Tuhan Yesus berjalan keliling ke kota-kota maupun desa-desa, Ia mendapati bahwa baik mereka yang tinggal di kota, maupun mereka yang tinggal di desa, memiliki kesamaan, yaitu sama-sama tampak lelah dan terlantar, seperti kawanan domba tanpa gembala. Mereka hidup, mereka bergerak dan beraktivitas, tetapi semuanya dilakukan tanpa arah dan tujuan yang jelas. Mereka hanya merasa bahwa apa yang mereka kerjakan dan lakukan begitu menyusahkan mereka dan membuat mereka lelah, tetapi mereka tidak tahu dengan jelas mengapa mereka harus melakukan semua dan untuk siapa semuanya itu dilakukan. Bagaimana respons Tuhan Yesus ketika melihat mereka? Matius mencatat bahwa ketika Tuhan Yesus melihat keadaan, maka tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan. Belas kasihan yang mendorong-Nya untuk memberitakan kepada mereka tentang Kerajaan Sorga, yang seharusnya menjadi alasan dan tujuan semua jerih lelah mereka. Itulah sebabnya kemudian Tuhan Yesus mengutus murid-murid-Nya untuk memberitakan Injil kepada mereka, baik yang ada di kota maupun di desa.

Para murid diutus oleh Tuhan Yesus berdua-berdua untuk pergi memberitakan Injil Kerajaan Sorga kepada orang-orang yang lelah dan terlantar tersebut. Tuhan Yesus tahu bahwa yang diperlukan oleh orang-orang itu bukan hanya kata-kata pengajaran, mereka sudah banyak dibebani dengan banyak pengajaran tentang hukum dan berbagai tuntutan keagamaan yang membuat mereka lelah. Mereka membutuhkan berita yang lebih dari sekadar kata-kata. Oleh karena itu ketika Tuhan Yesus mengutus murid-murid-Nya untuk pergi melayani mereka, Tuhan melengkapi para murid-Nya dengan kuasa. Kuasa untuk mengusir roh-roh jahat, untuk melenyapkan berbagai penyakit dan kelemahan, kuasa untuk menunjukkan dan menyatakan betapa hebat dan berkuasa Allah yang bertakhta di Kerajaan Sorga. Sehingga mereka bukan saja bisa mendengar  kabar baik tentang Kerajaan Sorga, tetapi mereka juga bisa melihat betapa besar dan dahsyat kuasa Tuhan, Sang Empunya Kerajaan Sorga.

Para murid diutus bukan hanya untuk memberitakan Injil Kerajaan Sorga, tetapi juga untuk menghadirkan tanda-tanda Kerajaan Sorga melalui otoritas dan kuasa yang Tuhan berikan kepada mereka. Dengan otoritas dan kuasa tersebut mereka dapat menunjukkan kepada setiap orang yang mendengar dan menerima pemberitaan mereka bahwa Tuhan, yang mengutus mereka dan yang mereka beritakan nama-Nya, adalah Allah yang berkuasa di Sorga dan di Bumi. Kuasa-Nyalah yang menyertai pelayanan pemberitaan yang mereka lakukan. Dialah Allah yang menyebabkan semua ada, bagi Dia dan untuk Dialah semua diciptakan. Dialah Tuhan yang berkuasa penuh atas hidup kita. Dialah tujuan keberadaan kita, bagi Dia dan untuk Dialah semua kerja dan jerih lelah kita.

Saat ini Tuhan juga mengutus kita, gereja-Nya untuk menghadirkan tanda-tanda Kerajaan Sorga dalam pemberitaan yang dilakukan oleh kita. Tuhan yang mengutus kita adalah Tuhan yang sama dengan yang mengutus para murid pada waktu itu. Otoritas dan kuasa-Nya diberikan juga kepada kita.  Mari hadirkan tanda-tanda Kerajaan Sorga dalam pelayanan pemberitaan kita, supaya orang yang mendengar dan menerima pemberitaan kita bisa melihat betapa hebat dan dahsyat kuasa Allah yang bekerja di dalam dan melalui kita. Nyatakanlah kehadiran Allah yang membebaskan orang-orang yang terikat dan terbelenggu, yang menguatkan mereka yang lemah, yang menyembuhkan mereka yang sakit, yang menegakkan kebenaran dan keadilan bagi mereka yang tertindas dalam ketidakadilan, yang memberikan damai sejahtera dan pengampunan bagi orang-orang berdosa, dalam setiap pelayanan dan kesaksian yang kita lakukan bagi dunia. Tuhan beserta kita. Amin.

LN

Leave a comment