Pokja Litbang Pernias

Sesuai namanya, Badan Pelayanan ini dibentuk untuk tujuan Penelitian dan Pengembangan Jemaat. Dalam perjalanannya, Badan Pelayanan ini sudah beberapa kali berganti nama, yaitu: Litbang, DPPE (Dewan Perencanaan, Pengawasan & Evaluasi), dan sekarang menjadi Pokja Litbang.

Pokja Litbang saat ini diketuai oleh seorang penatua dan beranggotakan 5 orang, susunan selengkapnya adalah: Pnt. Dedy Budiman (ketua), Anggota: Pnt. Fendy Y. Sulistyan, Felicia, Haryadi, Sri Nadya.

Tugas utama Pokja Litbang adalah mengusulkan Arahan Program Pelayanan kepada MJ, Visi & Misi gereja.

Saat ini Pokja Litbang sedang mengerjakan Raker Makomba, dimana didalamnya ada Steering Committee (Panitia Pengarah) dan Organizing Committee (Panitia Pelaksana). Melalui Raker Makomba ini diharapkan dapat disepakati Visi & Misi GKI Perniagaan lima tahun ke depan dan dapat diciptakan program-program sebagai langkah bergerak bersama untuk mewujudkan Visi & Misi GKI Perniagaan.

Disamping itu, Pokja Litbang juga bersinergi dengan Pokja Litbang Klasis GKI Klasis Jakarta Utara. Kegiatan yang utamanya adalah melakukan pelaporan Kehidupan & Kinerja Jemaat dalam formulir LKKJ (Laporan Kehidupan dan Kinerja Jemaat). Laporan ini berisi indikator persembahan dari setiap umat yang sudah mengalami perjumpaan dengan Tuhan Yesus Kristus, karena core business gereja adalah Memperjumpakan Umat dengan Tuhan Yesus Kristus. Setelah mengalami perjumpaan, umat akan memberikan persembahan, berupa persembahan diri, waktu, tenaga dan uang.

Indikator persembahan berupa Persembahan Diri, yaitu dengan memberi diri dibaptis; Persembahan Waktu dengan memberi waktu untuk mengikuti ibadah dan persekutuan yang diadakan gereja; Persembahan Tenaga dengan memberi tenaga bagi pekerjaan Tuhan, sebagai aktivis gereja atau Penatua dan Persembahan Uang dengan memberikan persembahan Mingguan/ Kolekte, Persembahan Bulanan (Persembahan Persepupuhan, Persembahan Syukur, Persembahan Isstimewa) dan Persembahan Tahunan. Kesemua persembahan tersebut dapat diukur melalui LKKJ.

Dalam pelaksanaan sehari-hari, LKKJ disusun oleh masing-masing Badan Pelayanan terkait, dikirimkan ke tenaga Penata Usaha untuk dimasukkan dalam formulir LKKJ, diperiksa oleh MJ dan dikirimkan ke Klasis, untuk kemudian di kompilasi di GKI SW Jabar (Sinode Wilayah) dan menjadi LKKSW (Laporan Kehidupan & Kinerja Sinode Wilayah) yang merupakan potret Jemaat GKI SW Jabar secara menyeluruh. Berdasarkan data LKKSW ini program-program gereja dapat diciptakan.

 

Kegiatan Terbaru